#Tahukah engkau, aku makin elok hari ini! Sungguh, aku makin elok! Lebih elok dari kemarin, dari kemarinnya lagi, dan dari kemarin-kemarinnya lagi. Coba lihat, dahiku tidak berkerut-kerut oleh pikiran dan kepedihan seperti beberapa hari yang lalu. Bibirku tidak mengerucut oleh kejengkelan dan kemarahan seperti kemarin. Mukaku tidak lagi tertekuk penuh beban dan beBeTean seperti waktu-waktu yang lewat. Tubuhku tidak lagi lesu karena keputus asaan dan kehilangan harapan.
Sungguh, aku makin elok hari ini! Coba perhatikan, mataku bersinar-sinar oleh kegembiraan. Bibirku merekah lebar oleh senyum ketulusan. Pipiku merona merah oleh semangat pengharapan. Urat-urat wajahku santai memancarkan aura kepasrahan. Dan semuanya menjadikan wajahku berseri-seri. Sungguh, eloknya aku hari ini!
Sepekan sudah aku mulai mencoba merangkai kembali ”huruf-huruf” yang telah banyak kulalaikan. Dan kini aku merasa lebih dekat dengan ”SAHABATku”. Kedekatan dengan sahabatku inilah yang membuat akhlakku kian menawan...
Sungguh, aku makin elok hari ini! Coba perhatikan, mataku bersinar-sinar oleh kegembiraan. Bibirku merekah lebar oleh senyum ketulusan. Pipiku merona merah oleh semangat pengharapan. Urat-urat wajahku santai memancarkan aura kepasrahan. Dan semuanya menjadikan wajahku berseri-seri. Sungguh, eloknya aku hari ini!
Sepekan sudah aku mulai mencoba merangkai kembali ”huruf-huruf” yang telah banyak kulalaikan. Dan kini aku merasa lebih dekat dengan ”SAHABATku”. Kedekatan dengan sahabatku inilah yang membuat akhlakku kian menawan...
Sepekan sudah ku mulai membenahi hafalanku. Itu membuatku semakin bersemangat menjalani hari-hari.
Sudah sepekan aku banyak tertawa, menari dan menyanyi, menikmati hidup ini dan tidak membiarkan permasalahan mempengaruhi suasana hati. Ah, eloknya diriku karenanya. Sudah sepekan aku berusaha banyak menyapa dan memaafkan semua saudara. Dan itu telah membuatku lebih elok hari ini. Sudah seminggu aku berusaha lebih banyak berderma pada sesama. Kini aku merasakan elok sebagai balasannya. Sudah seperempat bulan aku berusaha lebih mensyukuri setiap karunia Ilahi. Dan kini kurasakan Allah menambahi nikmat itu dengan menjadikanku elok sekali.
Sudah sepekan aku banyak tertawa, menari dan menyanyi, menikmati hidup ini dan tidak membiarkan permasalahan mempengaruhi suasana hati. Ah, eloknya diriku karenanya. Sudah sepekan aku berusaha banyak menyapa dan memaafkan semua saudara. Dan itu telah membuatku lebih elok hari ini. Sudah seminggu aku berusaha lebih banyak berderma pada sesama. Kini aku merasakan elok sebagai balasannya. Sudah seperempat bulan aku berusaha lebih mensyukuri setiap karunia Ilahi. Dan kini kurasakan Allah menambahi nikmat itu dengan menjadikanku elok sekali.
Bahagianya aku karenanya! Dan bahagia itu, kurasakan kian membuatku elok saja.
Karena itu, dengan bangga kunyatakan, aku makin elok hari ini. Apakah engkau juga? Hei, jangan lupa, ingatkan daku jika engkau melihatku lebih jelek esok hari!
Karena itu, dengan bangga kunyatakan, aku makin elok hari ini. Apakah engkau juga? Hei, jangan lupa, ingatkan daku jika engkau melihatku lebih jelek esok hari!
Tulisan Berikut Juga Menarik Untuk Dibaca
Inspirasi
- Mengucapkan Selamat Iedul Fitri 1432 H
- Inspirasi dari Finalis Guru IPA Idola tingkat Jateng dan DIY
- "Sains Al-Qur'an" Dua Kata Inspirasiku
- Mengukir Karya Besar Melalui Kesendirian
- MosqueLife adalah Layanan Al Qur'an Virtual
- Inspirasi: Termasuk Yang Manakah Kita??
- HARLAH TPQ Radlatul Muhtadin: Menelurkan Event Organizar Dadakan
- BLOG adalah..........
- Sukses Dunia Akhirat
Diary
- Curiculum Vitae
- What Is The Ainimalia Fluorescence
- Mengukir Karya Besar Melalui Kesendirian
- Akankah Berujung Bahagia?
- Do'a dan Mujahadah Pra Ujian Nasional di MTs dan MA Miftahul Huda
- Ujian Praktek IPA Perdana Yang Gagal& Kejadian2 Gokilnya
- Cita Rasa Syurga Edisi 1
- Renungan 01: Alhamdulillah........ telah Kau Bahagiakanku.......
- Diary: Nasehat Suami, Buat Jadwal On Line
0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih sudah membaca. Jangan Lupa Kasih Komentar ya...dengan santun dan bijak tentunya.....^_^